Rinduku Padamu tak terbatas ruang dan waktu
Cintaku padamu tak beralaskan harta dan tahta
Sayangku padamu tulus dari dalam dasar hatiku
Namun
Jika semua itu kau anggap dusta belaka
Belahlah dadaku ini dan kan kau dengar tiap detak jantungku memanggil namamu
Irama lembut nan syahdu yg mengalun
Kan kau rasakan hangatnya kasihku ditiap hembusan nafasku bagai angin surgawi
Namun
Jika kau masih meragukannya
Tikamlah aku dengan belatimu dan biarkan aku mati dipelukanmu duhai kekasihku
Kau adalah bintang yang membuat jalan hidupku terang
Langit telah menuliskan takdirku dengan cahayannya
Dan takdir itu adalah engkau
Friday, February 23, 2007
Saturday, February 3, 2007
" Mencari cinta sejati "
Kutanya padamu wahai Matahari, Bulan dan Bintang
Dimanakah cinta sejati
Sekian lama kumencari
Lelahku menanti
Berharap padamu wahai mentari
Namun cahayamu terlalu terang dan silau
yang menjadikan cintaku buta
Berharap padamu sang rembulan
Namun cahayamu terlalu indah dan menggoda
yang menjadikanku terlena, terbuai janji - janji palsu
Hanya kepadamulah duhai bintang
Pengharapanku yang terakhir
Sinarmu tidak menyilaukan
Sinarmu tidak menggoda
Namun " ah "
Diri dan cahayamu terlalu tinggi untuk kuraih
Akankah penantian datangnya cinta sejati
Hanya berujung kehampaan dan sia-sia belaka
Dimanakah cinta sejati
Sekian lama kumencari
Lelahku menanti
Berharap padamu wahai mentari
Namun cahayamu terlalu terang dan silau
yang menjadikan cintaku buta
Berharap padamu sang rembulan
Namun cahayamu terlalu indah dan menggoda
yang menjadikanku terlena, terbuai janji - janji palsu
Hanya kepadamulah duhai bintang
Pengharapanku yang terakhir
Sinarmu tidak menyilaukan
Sinarmu tidak menggoda
Namun " ah "
Diri dan cahayamu terlalu tinggi untuk kuraih
Akankah penantian datangnya cinta sejati
Hanya berujung kehampaan dan sia-sia belaka
" Saat Cinta "
Saat cinta mengetuk pintu hatimu
Mengalir deras ditiap pembuluh darahmu
Bagai udara segar yang kau hirup dalam tiap tarikan dan hembusan nafasmu
Irama syahdu nan lembut di tiap denyut nadimu
Untuk cinta kau rela tidak melihat yang menjadikannya buta
Demi cinta banyak hati rela terluka
Karena cinta tidak memandang logika
Atas nama cinta kau jadikan dunia milik berdua
dan karena cinta banyak raga terlena lalu merana
Mengalir deras ditiap pembuluh darahmu
Bagai udara segar yang kau hirup dalam tiap tarikan dan hembusan nafasmu
Irama syahdu nan lembut di tiap denyut nadimu
Untuk cinta kau rela tidak melihat yang menjadikannya buta
Demi cinta banyak hati rela terluka
Karena cinta tidak memandang logika
Atas nama cinta kau jadikan dunia milik berdua
dan karena cinta banyak raga terlena lalu merana
" Ng "
Ketika kau datang
Dengan rindu sekeranjang
Berhiaskan pita kasih sayang
Sekuntum bunga cinta yg matang
janji " Till death do us part " dalam lisan tertuang
Walau cobaan silih berganti datang
Siang dan malam menghadang
Dengan kekuatan cinta kan kita terjang
Mahligai cinta pernikahan tetap lekang
kan kupeluk dirimu selamanya sayang
Dengan rindu sekeranjang
Berhiaskan pita kasih sayang
Sekuntum bunga cinta yg matang
janji " Till death do us part " dalam lisan tertuang
Walau cobaan silih berganti datang
Siang dan malam menghadang
Dengan kekuatan cinta kan kita terjang
Mahligai cinta pernikahan tetap lekang
kan kupeluk dirimu selamanya sayang
" Cerita sang karang "
Aku adalah karang ditengah lautan lepas
Terkikis perlahan laju sang ombak dan riak sang waktu
Hijau lumut menyelimuti
Tetap tegar berdiri ....sepi ....sendiri
Ditemani hembusan sang angin
Birunya langit
Dalamnya laut
Karam perahu nelayan
Tetap tegarku berdiri
Hingga saatnya nanti ku harus pergi
Kan kuceritakan padamu
Tentang ganasnya ombak kehidupan
Rindu manusia yang biru
Duniaku yang tak lagi hijau
Dalamnya lautan cinta dan pengorbanan
Hembusan angin kidungkan senandung rindu
Karam hati terluka cinta
Terkikis perlahan laju sang ombak dan riak sang waktu
Hijau lumut menyelimuti
Tetap tegar berdiri ....sepi ....sendiri
Ditemani hembusan sang angin
Birunya langit
Dalamnya laut
Karam perahu nelayan
Tetap tegarku berdiri
Hingga saatnya nanti ku harus pergi
Kan kuceritakan padamu
Tentang ganasnya ombak kehidupan
Rindu manusia yang biru
Duniaku yang tak lagi hijau
Dalamnya lautan cinta dan pengorbanan
Hembusan angin kidungkan senandung rindu
Karam hati terluka cinta
" Manusia Dunia "
Dalam hampa lisanku berkata
Tentang dunia yang tak bermakna
yang ada bagaikan dusta dalam setiap kalam dan perbuatannya
Tapi itulah manusia dunia
Punya mata tapi buta
Punya hati tapi bagai tak berbudi
Berkata jujur tapi mendustai
Setiap hari bagai orang suci
Harta dan kekayaan menjadi tamengnya
kejujuran dan nurani hanya alas belaka
Lalu siapakah sebenarnya manusia
Utusan dan ciptaan sang pencipta
Atau musuh sang pemilik alam semesta
Padamu manusia dunia aku bertannya
Siapakah anda semua
Tentang dunia yang tak bermakna
yang ada bagaikan dusta dalam setiap kalam dan perbuatannya
Tapi itulah manusia dunia
Punya mata tapi buta
Punya hati tapi bagai tak berbudi
Berkata jujur tapi mendustai
Setiap hari bagai orang suci
Harta dan kekayaan menjadi tamengnya
kejujuran dan nurani hanya alas belaka
Lalu siapakah sebenarnya manusia
Utusan dan ciptaan sang pencipta
Atau musuh sang pemilik alam semesta
Padamu manusia dunia aku bertannya
Siapakah anda semua
" No Tittle '
Jika nanti waktuku kan tiba
Saat malaikat maut menjemputku
dan nyawa terlepas dari raga
Sudikah kau memaafkanku
Atas semua kesalahanku kepadamu
Maafkanlah aku suamiku
Maafkan karena tidak menjadi istri yang sempurna untukmu
Karena begitu banyak kesalahanku kepadamu duhai suamiku
Kebohongan - demi kebohongan telah kuhalalkan
Demi mencari kesenangan yg semu
Sudikah kau memaafkanku
Agar jalanku dilapangkan
Jika waktuku menghadap sang penciptakan tiba
Terima kasih suamiku .....
Kan kupinta pada sang pencipta
Semoga kau menjadi suamiku dunia dan akhirat
Saat malaikat maut menjemputku
dan nyawa terlepas dari raga
Sudikah kau memaafkanku
Atas semua kesalahanku kepadamu
Maafkanlah aku suamiku
Maafkan karena tidak menjadi istri yang sempurna untukmu
Karena begitu banyak kesalahanku kepadamu duhai suamiku
Kebohongan - demi kebohongan telah kuhalalkan
Demi mencari kesenangan yg semu
Sudikah kau memaafkanku
Agar jalanku dilapangkan
Jika waktuku menghadap sang penciptakan tiba
Terima kasih suamiku .....
Kan kupinta pada sang pencipta
Semoga kau menjadi suamiku dunia dan akhirat
Subscribe to:
Posts (Atom)
